Home / Belitong Environment

Senin, 18 September 2023 - 10:37 WIB

Kemarin, Tanjungpandan Dilanda Hujan Intensitas Sedang, Ini Penjelasan BMKG Tanjungpandan

Ilustrasi hujan.

Ilustrasi hujan.

BelitongToday, Tanjungpandan – Hujan ringan dengan intensitas ringan dan sedang melanda kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Minggu (17/9) kemarin.

Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang turun di kota Belitung pukul 10.30 WIB sampai pukul 11.30 WIB.

Sebelumnya, sejak pagi hari cuaca kota Tanjungpandan mendung dan berawan.

Kepala Teknisi Stasiun Metereologi Kelas III Tanjungpandan, Ridwanto menjelaskan bahwa pada September mulai turun hujan ringan yang bersifat lokal.

Kendati demikian, kondisi ini belum menandakan berakhirnya musim kemarau di Belitung.

“Belum, ini baru hujan ringan yang sifatnya lokal saja,” terangnya.

Ia menambahkan, musim hujan di Belitung diprediksi akan berlangsung pada dasarian kedua.

“Untuk musim hujan di Belitung memang kami prediksikan akan berlangsung pada Oktober dasarian kedua,” imbuhnya.

Baca Juga  Hadapi Kemarau, Perumdam Pelangi Timur Beltim Pastikan Distribusi Air Bersih untuk Pelanggan Masih Berjalan Lancar

Sebelumnya, sudah sekitar dua bulan Kabupaten Belitung tidak mendapatkan hujan. Bahkan, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda daerah itu beberapa kali dalam seminggu.

Memasuki fase musim kemarau atau cuaca panas dan berangin, Belitung rawan terjadi peristiwa kebakaran baik hutan maupun lahan.

“Kami imbau masyarakat tidak membakar sampah tanpa pengawasan, membuang puntung rokok sembarangan, dan membuka lahan pertanian dengan dibakar,” jelas Plh Kepala BPBD Belitung, Agus Supriadi.

Seperti informasi sebelumnya, sudah lebih dari empat minggu Kabupaten Belitung dilanda kemarau panjang. Dengan tidak adanya hujan sama sekali pada kurun waktu tersebut, meningkatkan potensi kekeringan. Beberapa areal persawahan sudah terlihat kekeringan.

Baca Juga  Perumda Air Minum Tirta Batu Mentas Sosialisasikan Tarif Baru, Ini Rinciannya

Kemarau juga membuat potensi kebakaran hutan dan lahan menjadi semakin besar. Hal ini, karena banyaknya lahan berupa ilalang dan rumput kering sangat rentan terbakar, bahkan hanya oleh puntung rokok sekalipun. Data BPBD Kabupaten Belitung mencatat, sepanjang tahun 2023, terjadi sebanyak sebanyak 128 kasus kebakaran mulai Januari sampai awal September.

Jumlah kasus kebakaran terdiri 111 kebakaran hutan dan lahan, 11 kasus kebakaran bangunan, empat kasus kebakaran kendaraan, dan dua kasus kebakaran lainnya. Adapun kasus kebakaran yang paling mendominasi adalah kasus kebakaran hutan dan lahan. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Kasus Kebakaran Belitung

Belitong Environment

Hingga Awal September Kasus Kebakaran di Belitung Capai 128 Kasus, 111 Kasus Merupakan Karhutla

Belitong Environment

DLH Belitung Terus Komitmen Jaga Kebersihan Pasar Tanjungpandan dari Tumpukan Sampah

Belitong Environment

Masa Tenang Pemilu 2024, DLH Belitung Antisipasi Sampah APK, Keluarkan Surat Imbauan

Belitong Environment

Catat Retribusi Pelayanan Persampahan 87 Persen, Bang Jo Optimis Capai Target Hingga Akhir 2025

Belitong Environment

Pj Bupati Belitung Tinjau Kondisi Banjir Rob di Kelurahan Tanjungpendam
BPBD Belitung

Belitong Environment

Antisipasi Karhutla, BPBD Belitung Imbau Masyarakat Tidak Bakar Sampah Sembarangan

Belitong Environment

DLH Belitung Siagakan Satgas Antisipasi Lonjakan Sampah Malam Tahun Baru 2026
Liter Air

Belitong Environment

Atasi Kesulitan Warga Dapatkan Air Bersih, BPBD Distribusikan 187 Ribu Liter Air Bersih