Home / Belitong Economic and Business

Jumat, 30 Mei 2025 - 13:17 WIB

Harga Ayam Potong di Belitung Kembali Melorot, Yahya Sebut Ada Permainan Mafia Besar

Ketua Aliansi Peternak Ayam Mandiri Belitung, Yahya atau lebih dikenal dengan panggilan Yahya Molen saat berada di kandang ayamnya.

Ketua Aliansi Peternak Ayam Mandiri Belitung, Yahya atau lebih dikenal dengan panggilan Yahya Molen saat berada di kandang ayamnya.

BelitongToday, Tanjungpandan – Peternak ayam mandiri di Kabupaten Belitung kembali harus mengelus dada.

Sebab harga ayam potong di tingkat pasar kembali melorot dalam beberapa waktu terakhir.

Harga ayam di tingkat pasar saat ini berkisar antara Rp29 ribu sampai Rp33 ribu per kilogram. Sedangkan harga di tingkat kandang Rp21 sampai Rp22 ribu.

Tentunya harga ini belum berpihak kepada para peternak di tengah tingginya biaya produksi.

Ujian bertubi-tubi terus dihadapi oleh aliansi peternak ayam mandiri di Negeri Laskar Pelangi.

Alih-alih mendapatkan perlindungan dari pemerintah daerah, ternyata hanya janji basi.

Baca Juga  Tembus 11.800 pengunjung, Erick Thohir Majukan UMKM di Belitung Melalui Karya Nyata Fest Vol.5

Ketua Aliansi Peternak Ayam Mandiri Belitung, Yahya pun geram dibuat dengan fluktuasi harga ayam potong di Belitung.

Dia mensinyalir kondisi ini bukan hanya disebabkan oleh kondisi pasar atau daya beli masyarakat semata.

Namun ada indikasi permainan mafia besar dan praktik curang.

Yahya bilang, kondisi peternak lokal cukup terpukul dengan keberadaan mafia ayam ini.

Ia menjelaskan, keberadaan mafia ini ayam ini adalah sindikat yang memonopoli dan memainkan harga ayam potong di tingkat pasar secara tidak fair alias tidak adil.

Imbasnya peternak kecil dan lokal yang menjadi tumbal permainan mafia ayam ini. Populasi ayam potong pun tak terkontrol.

Baca Juga  Lindungi Hasil Karya, Kanwil Kemenkumham Babel Ajak Pelaku UMKM di Belitung Daftarkan Merek Usaha

“Kemudian populasi ayam juga over akibat kemitraan yang luar biasa perkembangannya beserta pemodal besar yang membuka kandang dengan lumayan besar kapasitasnya,” ungkap Yahya emosi,” Jumat 30 Mei 2025.

Untuk itu, secara tegas, Yahya desak agar pemerintah daerah dan aparat penegak hukum mengusut dan membongkar praktik curang permainan mafia ayam di Belitung selama ini.

“Kita mendorong pihak berwenang turun tangan menyelidiki. Jangan sampai peternak kecil menjadi korban permainan pasar yang tidak sehat ini,” tegas Yahya dengan suara lantang. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

WPR

Belitong Economic and Business

Kabar Gembira, WPR Sudah Disetujui Kementerian ESDM, Kapan Masyarakat Bisa Menambang?

Belitong Economic and Business

Nelayan Seliu Keluhkan Aktivitas Kapal Compreng, Gelar Pertemuan di Dinas Perikanan Belitung, Ini Hasilnya

Belitong Economic and Business

Harga Stabil, Stok Beras di Belitung Capai 688,3 Ton
UMKM Belitung

Belitong Economic and Business

Pemkab Belitung Dorong Pelaku UMKM Lengkapi NIB
Dubes Uzbekistan

Belitong Economic and Business

Bebas Visa 30 Hari, Dubes Uzbekistan Berharap Masyarakat Indonesia Bisa Berwisata ke Bukhara, “Negeri Para Imam”
Jam Kerja Ramadan

Belitong Economic and Business

Mau Bayar Pajak Kendaraan Saat Ramadan? Ini Jam Kerja Samsat Belitung
Hewan Kurban beltim

Belitong Economic and Business

Pemkab Beltim Perkirakan Kebutuhan Hewan Kurban Tahun Ini Meningkat, Sapi 399 Ekor dan Kambing 592 Ekor

Belitong Economic and Business

Bazar Belitong Kreatif II Resmi Dibuka, Isyak: Bagian dari Stimulasi Ekonomi Masyarakat