BelitongToday, Tanjungpandan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung mencatat capaian positif dalam upaya pengurangan sampah di daerah.
Sepanjang tahun 2025, volume sampah yang masuk ke UPT Pengelolaan Sampah TPA Gunung Sadai dilaporkan menurun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data DLH, total sampah yang masuk ke TPA selama tahun 2025 tercatat sebesar 14.322,82 ton.
Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 2.223,38 ton atau sekitar 13,4% dari total sampah tahun 2024 yang mencapai 16.546,20 ton.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (LB3) DLH Kabupaten Belitung, Johandi Agus Syaputra, menyatakan bahwa tren penurunan ini merupakan kabar baik yang menunjukkan perbaikan pola penanganan sampah di masyarakat.
![]()
”Penurunan volume sampah ke TPA mengindikasikan bahwa pengelolaan sampah di tingkat sumber atau hulu mulai membaik. Hal itu seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah,” kata Johandi.
Johandi menjelaskan, salah satu faktor penentu penurunan ini adalah efektivitas pemilahan di sejumlah kontainer sampah di wilayah Tanjungpandan serta peran piket jaga. Selain itu, kolaborasi dengan pihak swasta turut memberikan dampak besar.
Di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tanjungpandan, DLH bekerja sama dengan Yayasan Brikanesia untuk mengolah sisa limbah perikanan agar dapat dimanfaatkan kembali, sehingga tidak lagi membebani kapasitas TPA.
Saat ini, TPA Gunung Sadai telah menerapkan sistem controlled landfill dan sanitary landfill. Johandi menegaskan pihaknya terus berinovasi agar pengelolaan TPA sepenuhnya bisa beralih ke sistem sanitary landfill yang lebih ramah lingkungan.
”Kita terus berbenah dan berinovasi bagaimana pengelolaan TPA itu menjadi sanitary landfill. Ke depan, kami berharap sampah yang masuk ke TPA benar-benar hanya residu yang tidak memiliki nilai guna lagi,” tambahnya.
Melalui pencapaian ini, DLH Kabupaten Belitung mengimbau masyarakat untuk terus konsisten melakukan pemilahan sampah dari rumah demi menjaga kebersihan lingkungan di Negeri Laskar Pelangi tersebut. (Adoy)
![]()







