Home / Belitong Health

Kamis, 23 Februari 2023 - 18:46 WIB

Susu Kental Manis Dikaitkan dengan Risiko Stunting Pada Anak, Ahli Gizi Menganjurkan Konsumsi yang Terbatas

Sumber foto : susu kental manis(istockphoto/eugenetomeev)

Sumber foto : susu kental manis(istockphoto/eugenetomeev)

BelitongToday, Jakarta – Menurut sebuah studi terbaru dari Kementerian Kesehatan Indonesia, ternyata mengonsumsi susu kental manis secara berlebihan dapat berisiko menyebabkan stunting pada anak-anak.

Stunting adalah kondisi ketika pertumbuhan fisik seseorang tidak sesuai dengan umur kronologisnya.

Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, dr. Anung Sugihantono, susu kental manis mengandung gula dan kalori yang sangat tinggi. Sehingga, apabila masyarakat mengkonsumsi dalam jumlah yang berlebihan dapat memicu stunting pada anak-anak.

Stunting juga dapat menyebabkan dampak jangka panjang pada kesehatan, termasuk risiko penyakit kronis seperti diabetes, obesitas, dan penyakit jantung.

Studi ini juga menemukan bahwa lebih dari 30% anak-anak di Indonesia mengalami stunting.

Baca Juga  Pemkab Belitung Gelar Rakor Lokus Penanganan Stunting untuk Tahun 2026

Hal ini karena beberapa faktor seperti gizi buruk, kurangnya asupan nutrisi untuk pertumbuhan, dan pola makan yang tidak sehat.

Menanggapi temuan ini, dr. Anung mengimbau kepada masyarakat untuk mengonsumsi susu kental manis dengan bijak dan tidak berlebihan.

Ia menyarankan untuk membatasi konsumsi susu kental manis pada jumlah tertentu menurut ahli gizi dan mengimbanginya dengan asupan nutrisi lain.

Selain itu, dr. Anung juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan nutrisi anak-anak.

Ia menekankan bahwa stunting dapat dicegah dengan memberikan asupan nutrisi yang cukup sejak usia dini. Hal ini termasuk memberikan makanan bergizi dan seimbang serta menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga  Jelang Ramadhan 1446 Hijriah, Stok Bapok di Belitung Cukup, Harga Stabil

Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya nutrisi yang seimbang dan pola makan yang sehat, semoga dapat membantu menurunkan angka stunting di Indonesia dan meningkatkan kesehatan serta kualitas hidup anak-anak.

Selain itu, para ahli gizi juga menyarankan agar masyarakat lebih memilih susu segar atau susu pasteurisasi yang tidak mengandung gula tambahan daripada susu kental manis.

Susu segar atau pasteurisasi mengandung lebih banyak nutrisi yang tubuh butuhkan, seperti protein, kalsium, dan vitamin D. Kalsium dan vitamin D sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi yang sehat pada anak-anak. (Reza)

Share :

Baca Juga

Orang Belitung

Belitong Health

1.301 Warga di Belitung Terima Vaksin Dosis Keempat
Pasien Berobat

Belitong Health

Hingga Mei 2023, Pemkab Belitung Timur Sudah Bantu 20 Pasien Berobat ke Luar Daerah
Susu Kacang Kesehatan badan

Belitong Health

Susu Kacang: Rahasia Meningkatkan Kesehatan Tulang dan Mendapatkan Berat Badan Ideal dengan Mudah!
Duta GenRe

Belitong Health

78 Duta GenRe Belitung Timur Resmi Dikukuhkan, Diharapkan Bantu Percepatan Penurunan Stunting

Belitong Health

DKPP Belitung Target Pertahankan Zero PMK Tahun 2025

Belitong Health

Hastari Wardianti Resmi Dilantik Jadi Ketua PMI Belitung 2026–2031, Siapkan Sejumlah Progam Prioritas

Belitong Health

Kasus DBD Meningkat Tajam, DPRD Belitung Bakal Panggil Dinkes
Duta Genre 2023

Belitong Health

DKPPKB Belitung Timur Gelar Pemilihan Duta Genre 2023, Sebanyak 32 Peserta Ikut Berlaga