Home / Belitong Humanities

Selasa, 7 Maret 2023 - 15:51 WIB

Isyak Sebut Belitung Butuh Krematorium, Perlu Sosialisasi dan Edukasi yang Komprehensif

Rapat pembahasan persoalan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Belitung.

Rapat pembahasan persoalan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Belitung.

BelitongToday, Tanjungpandan – Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie menilai Kabupaten Belitung membutuhkan Krematorium atau rumah pembakaran jenazah.

Menurutnya Krematorium adalah kebutuhan masa depan.

“Krematorium adalah kebutuhan dan di setiap daerah saat ini sudah ada Krematorium,” terangnya, Senin (6/3).

Isyak menyampaikan ini dalam rangka menyikapi penolakan masyarakat terhadap pembangunan Krematorium atau rumah pembakaran jenazah di Desa Dukong, Tanjungpandan beberapa waktu lalu.

Ia menilai, gelombang penolakan dari para warga atas pembangunan rumah pembakaran jenazah tersebut karena minimnya sosialisasi dan edukasi dari pihak yayasan terkait.

Baca Juga  Ali Hasmara Terpilih Jadi Ketua PWI Belitung 2026-2029, Fokus pada Kompetensi dan Kesejahteraan

“Jadi menurut saya ini ada komunikasi yang ada jarak sehingga masyarakat tidak mendapatkan informasi yang lengkap,” imbuhnya.

Isyak meyakini, pada dasarnya masyarakat Belitung adalah masyarakat yang sangat toleran.

“Kekuatan Belitung adalah keberagaman atau pelangi itu yang membuat menjadi kuat dan indah,” ungkapnya.

Isyak berpendapat, krematorium adalah suatu kebutuhan masa depan dengan tujuan untuk mereduksi jumlah lahan perkuburan terutama untuk warga kalangan nonmuslim.

Baca Juga  Pemkab Belitung Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-95, Suksesyadi Jadi Inspektur Upacara

“Apalagi, Belitung adalah destinasi wisata. Misalnya nanti ada wisatawan yang meninggal di Belitung dan minta dikremasi namun tidak bisa, sehingga jenazahnya harus dibawa menggunakan pesawat. Dalam hal ini Krematorium adalah kebutuhan,” paparnya.

Ia menyarankan, agar pihak yayasan terkait dapat melakukan sosialisasi lebih masif kepada masyarakat atau tokoh yang menolak pembangunan tersebut.

“Mungkin dengan studi ke beberapa daerah yang sudah mempunyai Krematorium sehingga ada pemahaman dan keterbukaan pemikiran,” ungkapnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Ongkos Haji

Belitong Humanities

Ongkos Haji yang Pemerintah Ajukan Naik Sebesar Rp69 Juta, Untuk Apa Saja?

Belitong Humanities

Fasilitas Lengkap dan Kualitas Baik, Toilet Bandara Internasional H.AS Hanandjoeddin Diganjar Bintang 3 Silver ATI
Edi

Belitong Humanities

Berbagi Kasih di Bulan Suci, Edi Nirwandi Bagikan Takjil Kepada Masyarakat

Belitong Humanities

Peringatan HUT ke-82 Paroki Regina Pacis, Romo Frengky: Momentum Menjadi Gereja yang Sinodal dan Partisipatif

Belitong Humanities

Pilkada Belitung 2024 Berlangsung Aman dan Lancar, Pj Bupati Belitung Apresiasi KPU
Kampus UBB

Belitong Humanities

AJI Pangkalpinang Kecam Upaya Menghalangi Tugas Jurnalistik di Kampus UBB Saat Meliput Kunjungan Ketua MK

Belitong Humanities

Sekda Imbau ASN Belitung Tak Ambil Cuti Jelang Akhir Tahun

Belitong Humanities

Kemenag Belitung Catat 500 Warga Belitung Menjalankan Ibadah Umroh Sepanjang 2022