Home / Belitong Humanities

Senin, 2 September 2024 - 18:17 WIB

Antisipasi Serangan Buaya, Tim DJN Wanadri Ekspedisi Belitung Dikawal Pasukan Denjaka dan Nelayan

Tangkapan layar unggahan video tim DJN Wanadri Ekspedisi Belitung 2024 saat mendayung di Sungai Kembiri, Desa Kembiri, Kecamatan Membalong.

Tangkapan layar unggahan video tim DJN Wanadri Ekspedisi Belitung 2024 saat mendayung di Sungai Kembiri, Desa Kembiri, Kecamatan Membalong.

BelitongToday, Tanjungpandan – Perjalanan 9 pendayung Wanadri Ekspedisi Belitung 2024 menyimpan cerita yang menarik dan tak kalah menegangkan.

Setelah menempuh 15 hari perjalanan, akhirnya mereka mendarat di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.

Namun kisah perjalanan untuk bisa mendarat di Kembiri memiliki tantangan tersendiri.

Mereka harus mendapatkan pengawalan dari nelayan sejak masuk mulai dari hilir sungai hingga menuju ke hulu yang membentang meliuk-liuk sepanjang 12 kilometer.

Baca Juga  Rabu, Siswa di Belitung Mulai Masuk Kembali Sekolah

Alasannya adalah demi keamanan dan keselamatan tim DJN Wanadri dari serangan buaya. Maklum, sungai Kembiri disebut-sebut sebagai sarang buaya.

Tokoh adat Desa Kembiri, Kik Sar’ie membenarkan bahwa sungai Kembiri memang merupakan habitatnya buaya.

Tokoh adat Desa Kembiri, Kik Sar’ie

Kondisi ini tidak terlepas dari sungai Kembiri yang membentang sepanjang 12 kilometer hingga ke laut. Selain itu, Sungai Kembiri merupakan sungai purba dan tua. Namun menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Desa Kembiri.

Baca Juga  Masa Kepengurusan Berakhir, DMI Belitung Gelar Musyawarah Daerah

Namun, lanjut Kik Sar’ie, buaya tersebut hidup berdampingan dengan masyarakat khususnya nelayan setempat. Buaya biasa menampakkan diri kala sore hari atau pada saat nelayan hendak melaut namun keberadaannya tidak menggangu nelayan.

“Tidak pernah mengganggu, asal kita tidak ganggu mereka, kemudian ada pantangannya juga kita harus menghormati alam mereka menghormati kita, itu adab,” jelas Kik Sar’ie saat ditemui awak media BelitongToday di kediamannya, Minggu 1 September 2024.

Share :

Baca Juga

Dahlan Iskan Senam Belitung

Belitong Humanities

Dahlan Iskan Senam dan Dansa Bersama Masyarakat Belitung
Warga RT 12/ RW 09 Jalan Kapten Saridin, Kelurahan Paal Satu, Kecamatan Tanjungpandan menolak keras status lapangan sepakbola setempat yang dijadikan tanah kavling

Belitong Humanities

Polemik Lapangan Sepakbola Paal Satu Jadi Kavlingan Berlanjut, Warga dan Lurah Adu Argumen, Lanjut RDP ke DPRD

Belitong Humanities

Polres Belitung Gelar Bakti Religi, Sambut Hari Bhayangkara
Beltim PPAP 2023

Belitong Humanities

Beltim Kirim Dua Pemuda Ikuti Seleksi PPAP 2023
Seleksi P3K

Belitong Humanities

Sanem Tinjau Pelaksanaan Seleksi P3K, Sebut Pelaksanaan Telah Sesuai Prosedur
Wirausaha Muda

Belitong Humanities

Cetak Wirausahawan Muda, Dispora Belitung Gelar Seminar

Belitong Humanities

Massa FPMB Membubarkan Diri, Bakal Datang Lagi Jumat Ini, Tagih Tuntutan Mereka

Belitong Humanities

Peringatan Hari Ibu Ke-94, Momentum Kontribusi Perempuan untuk Pembangunan Bangsa