Home / Belitong Economic and Business

Senin, 10 Juli 2023 - 20:14 WIB

BREAKING NEWS! Massa Bakar Ban di Portal Masuk Kebun Sawit Foresta

Suasana aksi bakar dan dan penggalian jalan akses masuk menuju kebun dan pabrik kelapa sawit milik PT. Foresta Lestari Dwikarya di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong pada Senin (10/7) sore. Aksi ini sebagai bentuk protes massa karena sampai saat ini pihak perusahaan belum memberikan kepastian untuk menjawab tuntutan massa demonstran.

Suasana aksi bakar dan dan penggalian jalan akses masuk menuju kebun dan pabrik kelapa sawit milik PT. Foresta Lestari Dwikarya di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong pada Senin (10/7) sore. Aksi ini sebagai bentuk protes massa karena sampai saat ini pihak perusahaan belum memberikan kepastian untuk menjawab tuntutan massa demonstran.

BelitongToday, Membalong – Aksi demonstrasi dan protes yang dilakukan oleh masyarakat Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, terhadap persuhaan sawit PT Foresta Lestari Dwikarya terus bergulir.

Massa melakukan aksi bakar ban tepat di depan portal atau pintu masuk kebun sawit PT Foresta Lestari Dwikarya yang terletak di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, Senin (10/7) sore.

Selain membakar ban, massa juga menggali jalan akses masuk menuju pabrik dan kebun kelapa sawit PT. Foresta Lestari Dwikarya menggunakan alat berat. Sehingga, otomatis kendaraan tidak bisa melintas, baik roda dua maupun empat.

Baca Juga  DKPP Belitung Sebut Jumlah Kurban Sapi Meningkat Saat Idul Adha 1444 Hijriah Lalu

Aksi ini merupakan salah satu bentuk protes masyarakat terhadap PT. Foresta Lestari Dwikarya yang sampai saat ini belum memberikan jawaban secara pasti atas sejumlah tuntutan massa. Salah satunya, adalah terkait kebun plasma sebesar 20 persen.

Sebelum melakukan aksi bakar ban, ratusan massa juga mendatangi kantor PT. Foresta Lestari Dwikarya. Massa menutup sementara operasional pabrik kelapa sawit tersebut sampai tiga hari ke depan.

Baca Juga  Hari Pers Nasional 2024, Pj Bupati Belitung: Pers Pilar Pembangunan

Koordinator Lapangan aksi, Martoni menjelaskan, penutupan ini pihaknya lakukan karena masyarakat belum mendapatkan kepastian dari pihak perusahaan. Terkait sejumlah tuntutan yang massa layangkan. Salah satunya, adalah kebun plasma sebesar 20 persen.

Lebih lanjut, Martoni menjelaskan, apabila selama tiga hari ke depan diketahui pabrik masih tetap beraktivitas massa akan mengambil langkah tegas lainnya.

“Kami akan mengambil tindakan lain jika pabrik masih beraktivitas,” tegasnya. (Tim)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Dishub Belitung Optimis Retribusi Parkir Tepi Jalan Tercapai

Belitong Economic and Business

Libur Sekolah Tiba, Catat Jadwal dan Harga Tiket Kapal Express Bahari 3 E Rute Tanjungpandan – Pangkalpinang!

Belitong Economic and Business

Jelang Idul Fitri 1446 Hijriah, Bulog Cabang Belitung Pastikan Stok Aman

Belitong Economic and Business

Kembangkan Pelabuhan Tanjung Batu, Pemkab Belitung Jalin Kerja Sama dengan Temas Port

Belitong Economic and Business

Bulog Belitung Perkuat Stok Pangan di Awal Tahun 2025

Belitong Economic and Business

Pengurus DPC ALFI Belitung Resmi Dilantik, Siap Dukung Kelancaran Distribusi Logistik di Belitung
Uji Petik

Belitong Economic and Business

Martoni Minta Uji Petik HGU PT. Foresta Kembali Dilaksanakan, Janji Tidak Gelar Aksi Jika Pemda Cepat Menindaklanjuti
Ahok ke Belitung

Belitong Economic and Business

Ahok ke Belitung, Sanem Berharap Persoalan Kelangkaan Gas Elpiji Tiga Kilogram Tuntas