Home / Belitong Economic and Business

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:45 WIB

‎DKPP Belitung Luncurkan Inovasi ‘Berandun’, Siap Antar Beras SPHP dan Minyakita Langsung ke Dusun-dusun

Flyer program inovasi "Berandun" DKPP Belitung (BelitongToday/IST-DKPP Belitung)

Flyer program inovasi "Berandun" DKPP Belitung (BelitongToday/IST-DKPP Belitung)

BelitongToday, Tanjungpandan – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Belitung resmi meluncurkan program inovasi terbaru bernama “Beras Antar Sampai Dusun” atau disingkat Berandun.

Inovasi ini digulirkan sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan serta mengendalikan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat di Negeri Laskar Pelangi.

‎Plt Kepala DKPP Kabupaten Belitung, Hamzah mengungkapkan, program Berandun sengaja dirancang untuk memperluas cakupan pasar (market share) komoditas beras dan bahan pangan penting lainnya.

‎Tujuannya agar masyarakat yang berada di pelosok atau tingkat dusun bisa mendapatkan akses pangan dengan mudah dan murah.

Baca Juga  Breaking News! Diduga Gelapkan Ratusan Solar Subsidi, Pegawai SPBU Sungai Manggar dan Pengerit Diringkus Polda Babel

‎”Jika ada permintaan dari dusun, maka personel DKPP Belitung siap langsung meluncur ke lokasi. Kita operasionalkan kendaraan roda tiga maupun mobil untuk membawa dan mengantar beras langsung ke depan pintu rumah warga,” kata Hamzah kepada awak media, Kamis 25 Juni 2026.

Dalam melaksanakan program ini, DKPP Belitung bersinergi dan menggandeng Perum Bulog Cabang Belitung.

Hamzah bilang, untuk setiap kali pendistribusian atau operasional, armada Berandun mampu mengangkut logistik hingga 500 kilogram beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Menariknya, seluruh komoditas pokok yang didistribusikan lewat program Berandun ini dijual dengan harga yang sangat ramah di kantong masyarakat, alias di bawah harga pasar eceran.

Baca Juga  Wacana KEK Kelautan dan Perikanan Belitung, Sanem Sebut Tim KKP sudah Survei Tiga Lokasi

Untuk beras SPHP, masyarakat cukup menebusnya dengan harga Rp58.000 per karung (kemasan 5 kilogram). Sedangkan untuk minyak goreng subsidi pemerintah, Minyakita, dijual dengan harga Rp15.000 per liter.

Melalui terobosan program Berandun ini, DKPP Belitung berharap tidak ada lagi ketimpangan harga dan pasokan antara wilayah perkotaan dan perdesaan di Belitung.

“Tentunya dengan program inovasi ini, akan tercipta distribusi beras yang merata yang bisa dinikmati oleh masyarakat desa secara adil, sekaligus guna mendukung swasembada pangan nasional,” pungkas Hamzah. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Pasar Tani

Belitong Economic and Business

Kolaborasi Gerakan Pangan Murah dan Pasar Tani DKPP Belitung Sukses Catatkan Transaksi Rp86,88 Juta

Belitong Economic and Business

Empat Hari Digelar, Bazar WOA 2022 Catatkan Transaksi Rp128 Juta

Belitong Economic and Business

Tanjungpandan inflasi 0,95 persen di April 2025, Ini Penyumbangnya!

Belitong Economic and Business

Super Air Jet Kembali Terbangi Langit Belitung
Belitong Today Pelopor Media Berbahasa Inggris

Belitong Economic and Business

BelitongToday, Pelopor Media Lokal Berbahasa Inggris, Siap Promosikan Pariwisata dan Investasi di Belitung

Belitong Economic and Business

Sambut Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemdes APJ Gelar Bazar Daging Murah

Belitong Economic and Business

Djoni Alamsyah Tinjau Pasar Tanjungpandan, Serap Aspirasi Pedagang
Job Fair beltim

Belitong Economic and Business

Wabup Beltim Tinjau Kegiatan Job Fair 2023, Ajak Pencari Kerja Manfaatkan Acara Tersebut