BelitongToday, Tanjungpandan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung mencatat timbulan sampah sekitar 235 kilogram dari pelaksanaan nonton bareng (nobar) final FIFA ASEAN Cup 2026 di kawasan Bundaran Satam Tanjungpandan, Senin malam (5/10/2026).
Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Belitung, Johandi Agus Saputra, mengatakan jumlah timbulan sampah tersebut tergolong tidak terlalu banyak dibandingkan dengan jumlah masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, timbulan sampah pada nobar final FIFA ASEAN Cup di Bundaran Satam tidak banyak, yakni sekitar 235 kilogram,” kata Johandi.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari upaya antisipasi yang dilakukan DLH dengan menempatkan sejumlah tempat sampah di beberapa titik lokasi nobar.
Dari hasil pengumpulan, sampah yang ditemukan didominasi sampah anorganik, terutama bekas kemasan makanan dan minuman yang ditinggalkan penonton.
Johandi mengapresiasi masyarakat yang telah memiliki kesadaran terhadap kebersihan lingkungan dan turut membantu petugas DLH dengan membuang sampah pada tempatnya.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang sudah sadar terhadap sampah dan telah membantu tugas DLH,” ujarnya.
Namun, ia mengakui masih terdapat sebagian masyarakat yang belum memiliki kesadaran untuk bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan dari aktivitas masing-masing.
Selain masyarakat, Johandi juga mengapresiasi Tim Khusus (Timsus) dan petugas kebersihan DLH yang bergerak membersihkan sampah setelah kegiatan nobar berakhir.
Ia berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan terus meningkat, terutama dalam mengelola sampah yang dihasilkan dari setiap aktivitas.
“Kita terus mengajak masyarakat untuk sadar terhadap sampah, terutama sampah yang dihasilkan dari aktivitas mereka masing-masing,” pungkasnya. (Adoy)
![]()







