BelitongToday, Tanjungpandan – Pemerintah Kabupaten Belitung mengapresiasi jajaran TNI Angkatan Udara atas kepedulian dan kontribusi nyatanya dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir melalui penanaman 1.000 pohon mangrove serentak di Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan.
Wakil Bupati Belitung menyampaikan bahwa langkah yang diprakarsai oleh Lanud H.AS. Hanandjoeddin dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI tersebut merupakan wujud sinergi penting antara militer dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
”Dukungan dari jajaran TNI, khususnya TNI AU, sangat krusial dalam menjaga keberadaan ekosistem mangrove di wilayah pesisir. Kami berharap dukungan ini terus diwujudkan melalui restorasi ekosistem, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga pemantauan berkala,” ujar Syamsir, Rabu 9 September 2026.
Ia menekankan bahwa keberhasilan keberlangsungan hutan mangrove tidak berhenti pada proses penanaman semata, melainkan pada tahap pemeliharaan dan pemantauan secara berkelanjutan.
Untuk itu, Pemkab Belitung melalui Dinas Lingkungan Hidup bersama komunitas pencinta alam siap memperkuat sinergi dengan TNI AU guna memastikan ruang terbuka hijau dan ekosistem mangrove tetap terjaga.
“Satu pohon mangrove dapat menyelamatkan 10 nyawa ikan, dan penanaman hari ini menjadi investasi besar untuk menyelamatkan ekonomi masyarakat desa pesisir. Ini adalah upaya nyata agar pembangunan daerah dapat berjalan sejalan dengan kelestarian lingkungan,” tegasnya.
Pemerintah Daerah optimistis bahwa dengan terjaganya bentang alam pesisir dan kekayaan hutan mangrove, Kabupaten Belitung akan semakin kokoh sebagai daerah yang mendukung penuh sektor pembangunan kepariwisataan nasional berkelanjutan. (Nazriel Semesta)
![]()







