Home / Belitong Humanities

Rabu, 27 Desember 2023 - 17:37 WIB

Bupati Belitung Temui Massa Demonstrasi Foresta, Beberkan Apa Saja yang Telah Dikerjakan, Sebut Kewenangan Terbatas

Bupati Belitung Sahani Saleh (topi hitam) menemui massa demonstran FPMB di halaman kantor bupati setempat, Rabu (27/12). Massa menggelar aksi untuk menuntut penyelesaian konflik antara masyarakat Membalong dengan PT. Foresta Lestari Dwikarya.

Bupati Belitung Sahani Saleh (topi hitam) menemui massa demonstran FPMB di halaman kantor bupati setempat, Rabu (27/12). Massa menggelar aksi untuk menuntut penyelesaian konflik antara masyarakat Membalong dengan PT. Foresta Lestari Dwikarya.

BelitongToday, Tanjungpandan – Setelah sempat menunggu, massa Forum Perjuangan Masyarakat Belantu (FPMB) yang menggelar aksi untuk menuntut penyelesaian konflik PT. Foresta Lestari Dwikarya akhirnya bertemu dengan Bupati Belitung, Sahani Saleh, Rabu (27/12).

Bupati Belitung Sahani Saleh menemui massa dengan mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian dan Satpol PP Belitung.

Dalam kesempatan tersebut, Sanem sapaan akrab Bupati Belitung membeberkan kepada para demonstran tentang sejumlah hal yang telah dikerjakan demi menyelesaikan permasalahan konflik masyarakat dengan tujuh desa khususnya di Kecamatan Membalong.

Baca Juga  Bawaslu Belitung Gelar Kegiatan Fasilitasi Pembinaan dan Pengawasan Masa Kampanye, Fokus Awasi Netralitas ASN

Namun, orang nomor satu di Belitung itu menyampaikan, hal ini tidak terlepas dari batas-batas kewenangan seorang kepala daerah. Bukan berarti dirinya tidak memiliki keseriusan atau hanya berjanji belaka dalam menangani permasalahan ini.

“Kami sampaikan bahwa pemerintah daerah, bupati itu ada kewenangannya, kewenangan terbagi dalam tugas dan fungsi. Tapi apa yang selama ini diamanatkan kepada kami dalam urusan PT Foresta, kami sudah melaksanakannya, berbagai macam hal sebagaimana tuntutan,” jelasnya.

Baca Juga  Bangun Sinergitas dan Kekompakan, TNI - Polri di Belitung Olahraga Bersama

Sanem menambahkan, selain itu, berkaitan dengan lahan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN). Hal ini lantaran ditemukan adanya indikasi antara HGU dan IUP yang tidak sinkron.

“Ada 900 hektare sisa di luar HGU. Inilah yang diminta oleh masyarakat dan kita tuntut kepada mereka (Foresta Lestari Dwikarya),” sebut Sanem.

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Pemkab Beltim Upayakan Peningkatan Capaian Nilai Maturitas SPIP

Belitong Humanities

Disdikbud Targetkan Seluruh Sekolah di Belitung Terapkan Kurikulum Merdeka

Belitong Humanities

Hadiri Kegiatan Halal Bihalal IKMB di Jakarta, Syamsir Ajak Bergandengan Tangan Bangun Belitung
Semangat Reformasi

Belitong Humanities

Hadiri Acara Refleksi dan HUT Reformasi ke-25, Sanem Ajak Terus Kobarkan Semangat Reformasi

Belitong Humanities

Bupati Beltim Sebut Meme Lelucon Kritik Pejabat di IG dan WA Merupakan Kejahatan IT

Belitong Humanities

Safari Ramadan Pemkab Belitung Berakhir, Wakil Bupati Syamsir Tutup Kegiatan
Musyda ke-4 Muhammadiyah

Belitong Humanities

Ratusan Peserta Pawai Taโ€™aruf Semarakkan Rangkaian Musyda ke-4 Muhammadiyah Beltim
Kedaulatan Rakyat

Belitong Humanities

Kunker ke Yogyakarta, Sekda Belitung Ajak Rombongan Kunjungi Kantor Media Harian Kedaulatan Rakyat