Home / Belitong Environment

Selasa, 22 April 2025 - 19:58 WIB

Peringati Hari Bumi 2025, Kemenag Belitung Tanam Ratusan Pohon Matoa

Peringatan Hari Bumi 2025 yang diselenggarakan oleh kantor Kementerian Agama Belitung.

Peringatan Hari Bumi 2025 yang diselenggarakan oleh kantor Kementerian Agama Belitung.

BelitongToday, Tanjungpandan – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2025 yang jatuh pada 22 April 2025, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung menanam dan membagikan sebanyak 402 bibit pohon matoa.

Kegiatan ini secara simbolis dilaksanakan di halaman gedung PLHUT Kemenang Belitung, jalan Anwar, Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan, Selasa 22 April 2025.

Kegiatan penanaman ini dilaksanakan dan dihadiri oleh para tokoh agama Belitung.

“Hari ini kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung menanam sekaligus membagikan sebanyak 402 bibit pohon matoa dalam rangka memperingati Hari Bumi 2025,” jelas Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Belitung, Marwandi seizin Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung, H. Suyanto, Selasa 22 April 2025.

Baca Juga  BPBD Belitung Bakal Bentuk Relawan Pemadam Kebakaran, Bantu Petugas Damkar Tanggulangi Kebakaran

Kegiatan ini dilaksanakan menindaklanjuti instruksi Menteri Agama Republik Indonesia guna menjaga kenaikan suhu bumi dan perubahan iklim.

Selanjutnya bibit pohon matoa juga akan dibagikan untuk Kantor Urusan Agama (KUA), madrasah, masjid, dan rumah ibadah.

“Nanti bibit pohon matoa ini akan kami salurkan untuk ditanam di sekitar lingkungan KUA, madrasah, masjid, maupun rumah ibadah sehingga kelestarian lingkungan kita tetap terjaga,” paparnya.

Baca Juga  Seru! Nobar Piala Dunia di Bundaran Satam, Bupati Belitung Puji Mentalitas Argentina

Pohon matoa adalah tanaman asli Papua yang bisa ditanam atau tumbuh di seluruh wilayah Indonesia.

Kemudian pohon matoa memiliki akar pohon yang kuat, daunnya yang rindang, dan buahnya manis.

Ia pun berharap kegiatan pembagian bibit dan penanaman pohon matoa ini dapat memperkuat kesadaran ekoteologis dalam menjaga hubungan manusia dengan alam sekitar.

“Kita juga berharap kegiatan ini dapat diikuti oleh seluruh umat dalam menjaga kelestarian bumi dan lingkungan,” pungkasnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Environment

Kemarin Kampung Amau Banjir Lagi, Ini Penyebabnya
Lebah Teran Belitung

Belitong Environment

Lebah Teran Belitung Kaya Khasiat, UKICIS Tertarik Gelar Pelatihan
Sumber Air Baku

Belitong Environment

Kolam Sumber Air Baku Rusak Dihajar Aktivitas Tambang, Sanem: Pengrusakan Ini Tidak Bisa Ditoleransi
Jalan Murai

Belitong Environment

Sebabkan Sumber Air Baku Masyarakat Tercemar, Kades Air Raya Sesalkan Aktivitas Tambang di Jalan Murai Dalam

Belitong Environment

Bersihkan Tumpukan Sampah di Malam Pergantian Tahun, DLH Belitung Siagakan Ratusan Petugas Kebersihan
Kota

Belitong Environment

Baru Dua Kota di Belitung Timur Miliki RDTR, Padahal Penting untuk Penataan Kota

Belitong Environment

Isu Eksplorasi Timah Kerap Muncul di Wacana Pengerukan Sungai Cerucuk, Ini Kata Pj Bupati Belitung

Belitong Environment

Dukung Kelancaran Arus Barang, Pj Bupati Belitung Dukung Rencana Pendalaman Sungai Cerucuk