BelitongToday, Tanjungpandan – Mantan Wakil Bupati Belitung periode 2018-2023, Isyak Meirobie semakin memantapkan langkahnya untuk maju dalam perhelatan pesta demokrasi Pilkada Belitung 2024 mendatang.
Ia mengatakan, saat ini telah mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Belitung di Pilkada 2024 kepada tiga partai politik.
Ketiga partai tersebut adalah Gerindra, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Golkar.
“Cukup tiga partai saja, jadi jelas sekali ketiga partai ini adalah partai pengusung Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Saya yakin akan membawa masa depan Indonesia ke depan lebih baik dan saya yakin ke depan Belitung akan cerah ekonominya, pembangunan dan pelayanan publik,” jelasnya.
Hal ini disampaikan oleh Isyak Meirobie usai menyerahkan kembali formulir pendaftaran bakal calon Bupati Belitung pada Pilkada 2024 ke DPD II Golkar Belitung, Jumat 17 Mei 2024 kemarin.
Ia mengaku, Golkar menjadi partai politik terakhir yang didatanginya untuk mengikuti penjaringan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Pilkada 2024. Kemungkinan selepas ini tidak ada partai politik lain lagi yang akan didatanginya.
“Hati saya tidak menutup jika di dalam perjalanan ada partai politik ingin bersama-sama dengan kita, satu visi, dan pandangan untuk mempercepat pembangunan dan pemulihan, kami dengan senang hati untuk bersama-sama,” imbuhnya.
Buka Ruang Demokrasi
Selain itu, Isyak menjelaskan alasannya tidak banyak ‘belanja’ partai politik menjelang Pilkada 2024. Salah satunya adalah ingin membuka ruang demokrasi kepada putra-putri terbaik daerah yang ingin mencalonkan diri di Pilkada Belitung 2024 mendatang.
“Tiga partai saja cukup, karena saya ingin membuka ruang demokrasi luas kepada semua putra-putri terbaik Pulau Belitung, dan saya yakini juga banyak sekali jadi silahkan mereka mendaftarkan diri mengikuti kontestasi dan biarkan masyarakat yang memilih,” terangnya.
Isyak menegaskan, jangan sampai seseorang menggunakan kemampuan yang dimilikinya untuk mengeksekusi partai politik, sehingga membunuh dan mengkebiri kesempatan masyarakat lain untuk mengikuti kontestasi demokrasi
“Saya ingin lebih banyak pilihan bagi masyarakat, ini adalah lomba gagasan lomba ide dan komitmen masyarakat menguji keterujian kita (bakal calon, red) selama ini di masyarakat siapa yang punya pertimbangan paling berat di masyarakat itu yang akan dijatuhkan pilihan oleh masyarakat. sehingga lima tahun ke depan kita tidak membuang waktu lagi untuk mengobati penyakit masyarakat dari sisi ekonomi maupun pelayanan publik,” tegas Isyak Meirobie. (Nazriel)







