Bupati Belitung: Pemuda Adalah Penggerak, Bukan Penonton
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, yang hadir sekaligus membuka acara secara resmi, memberikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya Musda XVI KNPI. Dalam pidatonya yang membakar semangat, Djoni menegaskan bahwa generasi muda yang berada di forum tersebut adalah para penulis catatan sejarah masa depan Belitung.
“Musda bukan sekadar memilih pemimpin, melainkan menyamakan arah dan menyatukan pemikiran agar bisa bergerak bersama. Masa depan bukan diwariskan, tetapi diciptakan. Dunia berubah sangat cepat, siapa yang lambat akan tertinggal dan terlupakan,” tegas Bupati.
Bupati menyampaikan ekspektasi besarnya agar KNPI bertransformasi menjadi organisasi yang kaya akan substansi, bukan sekadar simbolis. “Saya berharap KNPI menjadi organisasi yang bukan hanya ramai pasang spanduk, tapi ramai dalam gagasan. Bukan aktif di medsos, tapi aktif melahirkan solusi dan menyelesaikan persoalan,” imbuhnya.
Menggunakan analogi pertumbuhan, Djoni mengajak pemuda untuk membangun daerah secara fundamental dari bawah.
”Membangun daerah itu seperti menanam pohon. Kalau kita membangun dari akar, maka strukturnya akan kuat dan buahnya akan tumbuh. Tapi kalau hanya dari pucuk, yang tumbuh hanyalah pencitraan. Mari kita bangun Belitung dari akar. Belitung membutuhkan penggerak daripada penonton, pelopor daripada komentator,” serunya.
Di akhir arahannya, Bupati Belitung berharap Musda XVI ini menghasilkan ikhtiar bersama yang melahirkan pergerakan nyata, serta menjadikan KNPI sebagai rumah yang inklusif untuk mencetak anggota-anggota hebat demi membawa Belitung menjadi daerah yang maju. (Nazriel)
![]()







