Home / Belitong History

Kamis, 13 Oktober 2022 - 11:15 WIB

Pakaian Adat Suku Melayu Belitong dari Masa ke Masa

Seiring pemekaran wilayah, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) akhirnya juga menetapkan pakaian adat dalam Perda Kabupaten Belitung Timur Nomor 11 Tahun 2015 tentang Rumah Adat, Pakaian Adat dan Pakaian Pengantin Adat Melayu Belitong di Kabupaten Belitung Timur. Penamaan dan bentuk pakaian adat dalam perda ini juga hampir sama seperti yang ditetapkan sebelumnya dalam Perda Kabupaten Belitung nomor 11 Tahun 2001. 

Dalam perda Kabupaten Belitung, pembagiannya ditulis : Pakaian adat pria dan pakaian adat wanita. Sedangkan dalam perda Kabupaten Beltim ditulis : Pakaian Adat Laki dan Pakaian Adat Bini. Penulisan bentuk pakaian adat tidak ada perbedaan yakni 1. Bajuk Kancing Limak dan 2. Bajuk Teluk Belange. Begitu juga dengan bentuk Pakaian Adat Bini yang ditulis sama yakni Bajuk Kebayak Panjang dan Bajuk Kurong. Hanya saja dalam penulisan Bajuk Kebayak Panjang ditulis istilah tambahan yakni bajuk seting.

Baca Juga  Sejarah Pulau Belitung

Perda Beltim sudah dilengkapi dengan penjelasan mengenai makna yang terkandung dalam pakaian adat. 

Makna yang terkandung dalam Pakaian Adat Laki yakni :

a. kancing baju (kancing lima) melambangkan rukun islam orang-orang Belitong (pendatang/pemukim dari beberapa suku bangsa besar di Nusantara seperti Kalimantan, Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Maluku);

Baca Juga  Anjing Liar, Kemanakah Kita Harus Menyingkirkannya?

b. leher bulat bermakna kebulatan tekad, bersatu dalam membangun Daerah;

c. tiga saku baju bermakna kerukunan antar umat beragama;

d. lengan panjang bermakna kegotong royongan antara sesama warga masyarakat;

e. badan baju bermakna bahwa masyarakat melayu Belitong menjunjung tinggi adat istiadat leluhur yang dibudayakan dalam kehidupan sehari-hari;

f. celana panjang bermakna keuletan dalam kerja;

g. kain sarung bermakna kesatuan dalam kebhinekaan, suku bangsa penduduk Melayu Belitong;

h. kain dipakai sebatas bawah lutut bermakna menjunjung tinggi tata susila, menutup aurat menjaga kehormatan pribadi.

Share :

Baca Juga

makna Puasa Syawal

Belitong History

Penjelasan dan Makna Penting di Balik Puasa Syawal bagi Umat Muslim
Manusia Purba Zaman Es

Belitong History

Ilmuwan Ungkap Strategi Bertahan Hidup Manusia Purba pada Masa Sulit Zaman Es

Belitong History

Keunikan Pulau Paskah dan Patung Batu Besar Moai di Samudera Pasifik

Belitong History

Sinar X: Definisi, Sejarah Penemuan, Manfaat, dan Bahaya Bagi Manusia
perkembangan Uang

Belitong History

Ini Sejarah Kemunculan Uang dan Perkembangannya di Dunia
Anjing Liar Tanjungpandan

Belitong History

Keberadaan Anjing Liar Dinilai Ganggu Keindahan Wajah Kota, Begini Kisah Bupati Belitung H.AS Hanandjoeddin Kendalikan Populasi Anjing Liar

Belitong History

Kenang Peristiwa G30S/PKI, Kodim 0414 Belitung Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Los Pasar Ikan belitung

Belitong Economic and Business

Mengulik Sejarah Pembangunan Los Pasar Ikan Tanjungpandan, Upaya Bangkitkan Perekonomian Masyarakat Belitung