Home / Belitong Economic and Business

Senin, 5 Februari 2024 - 19:07 WIB

Pemkab Belitung Timur Ingatkan Pemerintah Desa Wajib Tambah Modal BUMDes

Rapat pembahasan perizinan BUMDes di Kabupaten Belitung Timur.

Rapat pembahasan perizinan BUMDes di Kabupaten Belitung Timur.

BelitongToday, Manggar – Tahun 2024 ini seluruh Pemerintah Desa wajib melakukan penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Namun besarannya tergantung dengan kemampuan anggaran desa.

Kewajiban ini tertuang dalam Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Permendes PDTT) Nomor 7 tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa, Permendes PDT Nomor 13 tahun 2003 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2024, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 145 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Dana Desa tahun 2024 dan PMK Nomor 146 Tahun 2023 tentang Pengalokasian Dana Desa Setiap Desa, Penyaluran, dan Pengunaan Dana Desa Tahun Angggaran 2024.

Baca Juga  Produksi Cabai di Belitung Capai 239,78 Ton

“Pada Pasal 2 Permendes Nomor 13 Tahun 2023 itu memang mewajibkan salah satu prioritas Dana Desa tahun 2024 ini adalah penyertaan modal BUMdes. Begitu juga dengan PMK 145 dan 146 tahun 2023, wajib menganggarkan dalam APBDes 2024 ini penyertaan modal BUMDes,” ujar Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Beltim, Melta Indah Nurhayati saat Rapat Pembahasan Perizinan BUMDes di Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, beberapa waktu lalu.

Meski diwajibkan baik dalam PMK maupun Permedes PDTT, namun Melta menyatakan besaran untuk penyertaan modalnya tidak ditentukan. Jumlah penyerataan akan dikembalikan kepada hasil musyawarah desa.

Baca Juga  DPRD Belitung Sahkan APBD 2023, Fokus Pembangunan Fisik dan Pemulihan Ekonomi

“Nanti musyawarah desa akan menampung proposal atau usulan dari BUMDes itu sendiri. BUMDes ada Proposal Analisa Kelayakan Usaha, Proposal itu diusulukan sebelum menyusun APBDes tahun 2004,” kata Melta.

Melta menambahkan dari 39 Desa yang memiliki BUMDes, sekitar 60 persen yang berjalan efektif. Namun keberadaan BUMDes tetap belum bisa memberikan kontribusi lebih bagi Pendapatan Asli Desa (PADes).

“Keuntungan BUMDes ini kan harus stabil, sehingga mampu menghasilkan pemasukan untuk pengurusnya sendiri. Kalau bisa minimal menghasilkan upah minimum untuk pengurus, namun sepertinya BUMDes di Kabupaten Beltim belum ada yang mampu,” ungkap Melta. (Angga/Rel).

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Sepanjang 2022, PNBP Kantor Imigrasi Tanjungpandan Capai Rp1,1 Miliar

Belitong Economic and Business

Belitung Expo 2024 Berlangsung Meriah, Ratusan Pelaku UMKM Turut Meramaikan, Ayo Datang!

Belitong Economic and Business

Hadirkan Wajah Baru Tanjung RU, Dishub Belitung Berikan Rasa Aman dan Nyaman Bagi Setiap Pengguna Jasa Kepelabuhanan

Belitong Economic and Business

Baznas Belitung Bantu Kembangkan Usaha Bengkel Milik Haekal Fikri

Belitong Economic and Business

Faktor Cuaca, Produksi Lada Belitung Tahun 2022 Menurun
Cabai Belitung

Belitong Economic and Business

Meski Kemarau, Harga Cabai di Belitung Timur Normal

Belitong Economic and Business

Misteri “Timah Hantu” di Jalan Dukong, 56 Karung Pasir Timah Ditemukan Tergeletak di Tumpukan Sampah
bantuan Warga

Belitong Economic and Business

Ribuan Warga Belitung Timur Terima Bantuan Sosial dari Kemensos RI