Home / Crime in Belitong

Sabtu, 11 Februari 2023 - 14:48 WIB

Satpol PP Belitung Amankan Dua Perempuan Pelaku Prostitusi Online, Segini Tarifnya

Satpol PP Belitung mengamankan dua perempuan pelaku prostitusi daring berinisial CP (23) dan R (26) dari dua penginapan berbeda di seputaran Kota Tanjungpandan, Jumat (10/2) malam.

Satpol PP Belitung mengamankan dua perempuan pelaku prostitusi daring berinisial CP (23) dan R (26) dari dua penginapan berbeda di seputaran Kota Tanjungpandan, Jumat (10/2) malam.

BelitongToday, Tanjungpandan – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Belitung, berhasil mengamankan dua perempuan pelaku prostitusi online pada, Jumat (10/2) malam.

Dua perempuan tersebut berinisial CP (23) dan R (26).

Petugas berhasil mengamankan dua perempuan pelaku prostitusi online tersebut dari dua penginapan berbeda di wilayah kota Tanjungpandan.

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Satpol PP Belitung, Abdul Sani seizin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Belitung, Hendri Susanto menuturkan dua perempuan tersebut terjaring dalam giat patroli wilayah Satpol PP Belitung.

“Mereka kami amankan dari dua kamar penginapan yang berbeda di seputar wilayah Tanjungpandan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, perempuan berinisial CP (23) berasal dari Subang, Provinsi Jawa Barat dan sudah lama berada di Belitung.

“Yang bersangkutan sudah lumayan lama dan juga pernah menjadi terapis di salah satu panti pijat kurang lebih selama setahun setengah,” ungkapnya.

Baca Juga  Jalan Desa Putus Akibat Aktivitas Tambang Ilegal, Sanem Sesalkan Kades Terlambat Melapor, Sinyalir Ada Unsur Pembiaran

Menurut dia, berdasarkan pengakuan CP (23), ia mematok tarif Rp500 untuk satu kali kencan dengan para tamu.

“CP (23) memiliki aplikasi Mi-chat jadi dia menerima tamu melalui aplikasi tersebut,” paparnya.

Ia menjelaskan, motif yang melatarbelakangi CP (23) melakukan perbuatan asusila tersebut karena faktor ekonomi.

“Dia mengaku sebagai tulang punggung keluarga saat merantau ke Belitung,” imbuhnya.

Sementara itu, satu perempuan lainnya berinisial, R (26) asal Jakarta.

Abdul Sani menerangkan, berdasarkan pengakuan R (26) ia mematok Rp500 ribu sampai Rp600 ribu untuk satu kali kencan.

“Sedangkan untuk long time tarifnya Rp3 juta per delapan jam,” bebernya.

Sani menjelaskan, uniknya, perempuan berinisial R (26) ini tidak memiliki akun aplikasi Mi-chat.

Oleh karena itu, dalam transaksinya R (26) dikendalikan oleh seorang perempuan berinisial L yang diduga sebagai mucikari.

“Setiap transaksi perempuan berinisial L sebagai mucikari juga mendapatkan bagian misalnya dari Rp600 ribu mucikari mendapatkan Rp100 ribu untuk short time,” terangnya.

Baca Juga  Dishub Belitung Bagikan Atribut Rompi dan Topi kepada 35 Juru Parkir Resmi

Sedangkan untuk long time, lanjut Sani, terduga mucikari mendapatkan Rp500 ribu dari harga yang mereka sepakati yakni Rp3 juta untuk delapan jam.

“Perempuan berinisial R (26) berada di tempat tertentu dan tidak tahu apa-apa, begitu ada kontak dari mucikari bahwa ada tamu jam sekian, tinggal buka pintu, namun urusan chatting mami atau mucikari yang langsung melayani,” imbuhnya.

Sani menjelaskan, pihaknya meminta kedua perempuan pelaku prostitusi daring tersebut untuk menandatangani surat pertanyaan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Keduanya telah melanggar Perda Kabupaten Belitung Nomor 5 Tahun 204 tentang Ketertiban Umum pasal 37 yang berbunyi setiap orang dilarang bertingkah laku dan/atau berbuat asusila dan melakukan pornografi dan pornoaksi.

“Tindak lanjut kami arahkan kami berikan pembinaan dan minta menandatangani surat pernyataan,” paparnya. (Mg1)

Share :

Baca Juga

butir obat

Crime in Belitong

Wow! Pemuda Jalan Basuki Rahmat Tanjungpandan Ini Simpan Ratusan Tablet Tramadol dan Trihexyphenidyl, Berhasil Diciduk Satpol PP Belitung
Tambang Belitung Timur

Crime in Belitong

ABC, Bos Tambang Belitung Timur, Ditetapkan Tersangka oleh Gakkum KLHK, Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Tersangka

Crime in Belitong

Tersangka Tipikor Gedung Bedah Sentral RSUD Belitung Timur Dipindahkan ke Lapas Perempuan Pangkalpinang
toko kelontong

Crime in Belitong

Satpol PP Belitung Panggil Dua Pemilik Toko Kelontong yang Kedapatan Jual Miras, Barang Bukti Bakal Dimusnahkan
Korupsi

Crime in Belitong

BREAKING NEWS! Kejari Belitung Timur Tetapkan Tersangka Korupsi Renovasi Gedung Bedah RSUD, Potensi Kerugian Negara Capai Ratusan Juta
Menumbing 2023

Crime in Belitong

Gelar Operasi Keselamatan Menumbing 2023, Satlantas Polres Belitung Kedepankan Edukasi dan Imbauan
Serikat Pekerja PT GNI

Crime in Belitong

Kronologi Bentrokan Maut Versi Serikat Pekerja PT GNI
pos kamling Desa Terong

Crime in Belitong

Cegah Maraknya Aksi Pencurian, Pemdes Terong Aktifkan Pos Kamling