Home / Crime in Belitong

Senin, 9 Oktober 2023 - 15:35 WIB

Santer Kabar Oknum ASN Belitung Terciduk Ngamar di Hotel, Begini Tanggapan Bupati Belitung

Ilustrasi.

Ilustrasi.

BelitongToday, Tanjungpandan – Bupati Kabupaten Belitung, Sahani Saleh memberikan tanggapan terkait santernya kabar oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Belitung yang kedapatan “ngamar” bersama perempuan di sebuah hotel berbintang di Tanjungpandan beberapa waktu lalu.

Ditemui usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Belitung, Senin (9/10) siang, Sanem sapaan akrab Bupati Belitung mengakui bahwa telah menerima kabar tersebut. Akan tetapi sampai saat ini kabar tersebut belum terbukti kebenarannya.

“(Kabar, red) sampai ke saya. Kalau kabar yang baik-baik kadang lambat sampainya. Namun kalau yang “jat-jat” (jelek-jelek, red) cepat sampainya,” ucapnya.

Namun, Sahani melanjutkan, pihaknya belum mengetahui secara pasti siapa oknum ASN yang kedapatan berbuat asusila tersebut.

Baca Juga  Dua Remaja di Makassar yang Culik dan Bunuh Bocah 11 Tahun Ingin Menjual Organ Tubuh Korban

“Saya tidak tahu sampai sekarang, ada yang menyebutkan inisial, namun tidak tahu mana yang benar,” jelas Sahani.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir oknum pejabat yang melakukan tindakan tidak bermoral atau berbau asusila.

Menurutnya, tindakan tersebut seperti penyalahgunaan narkoba, judi, minuman keras, korupsi, dan main perempuan.

“Aku sudah sebut dengan kawan-kawan agar kita bisa sama-sama menjaga misalnya termasuk narkoba, judi, minuman keras, korupsi, dan urusan wanita,” paparnya.

Ia menyampaikan, seorang ASN terikat dengan kode etiknya. Oleh karena itu, siapapun ASN yang melanggar kode etik maka akan ada konsekuensi yang harus ia tanggungnya sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Penembakan Massal Nodai Perayaan Tahun Baru Imlek

“Termasuk urusan main perempuan itu ada kode etiknya, patut dipecat atau diberhentikan. Karena, itu ada aturannya dan saya berpegang dengan aturan itu,” tandasnya.

Ia memastikan, apabila perbuatan tersebut terbukti maka akan ada tindak lanjutnya. Namun hal tersebut harus berlandaskan adanya laporan yang masuk ke pihaknya.

“Kalau memang terbukti akan dilanjutkan, apabila ada yang melaporkan secara langsung. Tapi kalau kami akan melakukan penyidikan dan penyelidikan tidak, jadi laporkan dulu,” sebut Sanem. (Tim)

Share :

Baca Juga

kotak amal kubu

Crime in Belitong

Netizen Unggah Temuan Kotak Amal Hanyut di Jeramba Kubu, Diduga Milik Sebuah Masjid dan Sudah Dibobol Pencuri

Crime in Belitong

Rumah Bos Timah di Air Merbau Dikabarkan Digeledah, Ini Penjelasan Kejagung RI

Crime in Belitong

Diduga Salah Sasaran Berita ‘Kapal Kayu’, Jurnalis Media Online di Belitung Dicekik dan Diintimidasi
Penasihat Hukum martoni

Crime in Belitong

Martoni Belum Dipindahkan ke Belitung, Penasihat Hukum Tersangka Pengrusakan Aset Foresta Kecewa

Crime in Belitong

Tingkatkan Ketertiban dalam Berlalu Lintas, Polres Belitung Gelar Operasi Zebra Menumbing 2022

Crime in Belitong

Parah! Istri Bos SPBU di Belitung Ini Pukul Anak Anggota DPRD Belitung, Pihak Keluarga Lapor Polisi

Crime in Belitong

Misteri Penemuan 1,05 Kilogram Sabu di Pantai Batu Bedil Sungai Padang
Minuman Keras

Crime in Belitong

Ketahuan Jualan Minuman Keras Saat Ramadan, Pria Ini Digelandang ke Mapolres Beltim, Terbongkar Gegara Ini