Home / Crime in Belitong

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:45 WIB

‎Dugaan Main Hakim Sendiri di Desa Air Raya, Pemuda Juru Seberang Babak Belur Dikeroyok Massa

Seorang pemuda asal Desa Juru Seberang, Kabupaten Belitung RA (22) diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok warga di Desa Air Raya, pada Kamis 5 Maret 2026 dini hari.

Seorang pemuda asal Desa Juru Seberang, Kabupaten Belitung RA (22) diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok warga di Desa Air Raya, pada Kamis 5 Maret 2026 dini hari.

BelitongToday, Tanjungpandan – Aksi main hakim sendiri kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Belitung di tengah suasana bulan suci Ramadhan.

Seorang pemuda bernama RA (22), warga Desa Juru Seberang, diduga menjadi korban penganiayaan berat oleh sekelompok warga di Desa Air Raya, Kecamatan Tanjungpandan, pada Kamis (5/3/2026) dini hari sekitar pukul 00.00 WIB.

Peristiwa memilukan ini terjadi di kawasan RT 26, tepatnya di sekitar eks SMP Muhammadiyah.

RA (22) dikeroyok massa karena dicurigai hendak melakukan aksi pencurian di sebuah rumah kosong.

‎Namun, pihak keluarga menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan tidak memiliki bukti kuat.

Akibat pengeroyokan tersebut, RA (22) mengalami luka serius. Berdasarkan keterangan keluarga, korban menderita lebam parah pada kedua mata hingga sulit melihat, serta luka robek di bagian kepala akibat pukulan dan injakan massa.

Baca Juga  Razia Penginapan, Satpol PP Belitung Amankan Satu Perempuan Hamil, Terindikasi Pelaku Prostitusi Online

‎”Anak saya diperlakukan sangat tidak manusiawi, dipukuli dan diinjak-injak seperti binatang, padahal belum tentu dia bersalah. Di mana rasa kemanusiaan, apalagi ini di bulan suci Ramadhan,” ujar ayah korban, Darsono alias Pak Matek, dengan nada kecewa.

‎Pasca kejadian, korban sempat diamankan ke Mapolsek Tanjungpandan untuk menghindari amuk massa yang lebih luas.

‎Pada pagi harinya, ibu korban diminta datang ke kantor polisi untuk menandatangani sebuah surat perjanjian. Namun, Pak Matek menilai surat tersebut janggal dan tidak jelas siapa sebenarnya pihak yang dirugikan.

Dalam surat tersebut tertera nama seorang warga Air Raya berinisial S. Saat Pak Matek mencoba mengonfirmasi melalui telepon terkait siapa saja pelaku pemukulan, S mengaku tidak tahu dan justru memblokir nomor telepon orang tua korban.

Baca Juga  Kejari Belitung Timur Terima Berkas Perkara "Ikal" Laskar Pelangi, Abdur Kadir Janji Tangani Secara Profesional

‎Kekecewaan keluarga semakin mendalam karena upaya koordinasi dengan aparatur desa setempat, termasuk Kepala Desa Air Raya dan Ketua APDESI Belitung, hingga saat ini belum membuahkan jawaban atau tanggapan yang memuaskan.

‎Pihak keluarga menegaskan tidak akan tinggal diam atas perlakukan brutal yang menimpa RA (22). Jika dalam kurun waktu satu hingga dua hari ke depan tidak ada pihak yang bertanggung jawab atau mengakui aksi penganiayaan tersebut, keluarga berencana akan melaporkan kasus ini secara resmi ke Polres Belitung untuk diproses secara hukum.

‎”Jika tidak ada itikad baik, kami akan menempuh jalur hukum. Kami ingin keadilan bagi anak kami yang sudah cacat akibat main hakim sendiri tanpa bukti ini,” pungkas Pak Matek. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Mortir aktif

Crime in Belitong

Heboh Penemuan 20 Amunisi Mortir Diduga Masih Aktif di Tempat Pengepul Barang Bekas Pasir Putih Air Raya

Crime in Belitong

Pria di Pangkalpinang Ini Jual Perempuan ke Pelanggan di Kamar Hotel, Patok Harga Segini Sekali Kencan
Menumbing 2023 Belitung Timur

Crime in Belitong

Wow! Mulai dari Kasus Curat sampai Mucikari, Berikut Hasil Operasi Pekat Menumbing 2023 Polres Belitung Timur
Ikal Laskar Pelangi

Crime in Belitong

Berkas Kasus Penipuan Mi-chat Ikal Laskar Pelangi Sudah Masuk Ke Kejari Beltim
Aplikasi Kencan

Crime in Belitong

Pemeran Ikal di Film Laskar Pelangi dan Istri Tipu Pria Hidung Belang Melalui Aplikasi Kencan
Satpol PP Belitung

Crime in Belitong

Satpol PP Belitung Amankan 15 Orang, Mayoritas Pelaku Prostitusi Online
penangguhan penahanan

Crime in Belitong

Penangguhan Penahanan Martoni Cs Ditolak, Kuasa Hukum Upayakan Pemindahan Penahanan 11 Tersangka
Ramadan

Crime in Belitong

Jelang Ramadan, Satpol PP Belitung Gelar Operasi Penyakit Masyarakat, Ini Hasilnya