Home / Belitong Economic and Business

Senin, 3 Juli 2023 - 15:29 WIB

Indonesia Luncurkan Peta Jalan Ekonomi Biru 2023-2045

Peluncuran peta jalan ekonomi biru Indonesia dalam acara ASEAN Blue Economy Forum di Sheraton Belitung Resort dan Hotel, Tanjung Binga, Sijuk, Belitung, Senin (3/7).

Peluncuran peta jalan ekonomi biru Indonesia dalam acara ASEAN Blue Economy Forum di Sheraton Belitung Resort dan Hotel, Tanjung Binga, Sijuk, Belitung, Senin (3/7).

BelitongToday, Sijuk – Indonesia meluncurkan peta jalan ekonomi biru (Blue Economy Roadmap) tahun 2023 hingga 2045.

Peluncuran tersebut berlangsung dalam acara ASEAN Blue Economy Forum di Sheraton Belitung Resort, Desa Tanjung Binga Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Senin (3/7).

Blue Economy Roadmap itu diluncurkan dengan penekanan tombol di layar oleh Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Taufik Hanafi. Bersama Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti.

Dalam peluncuran tersebut juga hadir Kepala Perwakilan PBB di Indonesia, Valerie Julliand. Juga, Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas, Vivi Yulaswati. Serta, Staf Ahli Bappenas Bidang Pembangunan Sektor Unggulan dan Infrastruktur, Leonardo A. A. Teguh Sambodo.

Menteri PPN Suharso melalui daring mengatakan, peta jalan ini menjadi pembuka jalan lebih luas untuk perkembangan ekonomi biru di Indonesia.

Baca Juga  Jelang Lebaran, Harga Cabai di Belitung Timur Semakin "Pedas"

“Peta jalan akan menjabarkan program ekonomi biru yang akan Indonesia dorong ke depan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” kata Menteri PPN Suharso, dalam sambutannya.

Menurutnya, sebagai pemegang tongkat keketuaan ASEAN 2023, Indonesia berkomitmen untuk mewujudkan kerangka ekonomi biru Asia Tenggara. Sebagai salah satu prioritas dalam capaian ekonomi di 2023.

Blue Economy Prioritas Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Sementara itu, Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan Blue Economy salah satu prioritas. Agar Indonesia bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi jangka panjang secara inklusif dan berkelanjutan serta lebih inovatif.

“Jadi dalam negara kita pun, Blue Economy menjadi suatu hal yang sangat strategis,” katanya.

Baca Juga  Sejarah Lantai Kayu Inovasi dari Kreativitas Manusia

Menurut Amalia, Tahun 2021 Bappenas meluncurkan Buku Blue Economy Development Framework for Indonesia’s Economic.

Melalui hal itu belajar dan membangun pemahaman bersama, lalu setelah itu menyusun Indonesia Blue Economy Roadmap yang diluncurkan hari ini.

“Jadi ini Milestone, tidak hanya untuk ASEAN tetapi juga untuk Indonesia,” bebernya.

Kemudian, blue economy merupakann suatu potensi yang luar biasa tetapi belum termanfaatkan secara optimal.

Lalu, suatu kebetulan Indonesia menjadi ketua ASEAN 2023. Maka mengusung isu blue economy itu sebagai inisiatif Indonesia untuk membawa sebagai Asean blue economy.

“Asean mempunyai kebersamaan luas laut sekitar lebih 66 persen, dan bahkan laut itu bukan memisahkan negara Asean, tetapi mempersatukan negara-negara Asean,” tandasnya. (Adoy)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Massa Datangi Kantor Bupati Belitung, Audiensi Belum Membuahkan Hasil, Warga Kembali Blokir Operasional Pabrik

Belitong Economic and Business

Tepis Tudingan Negatif pada Kelapa Sawit Indonesia, Pemerintah Gelar Dialog ISPO di Sheraton

Belitong Economic and Business

Sekda Belitung Tutup Belitung Expo 2024, Apresiasi Jumlah Transaksi Tembus Rp1,2 Miliar
Pertemuan Sanem dengan Pj Gubernur Babel

Belitong Economic and Business

Sanem Temui Pj Gubernur Babel, Bahas Tuntutan Warga Terhadap PT. Foresta Lestari Dwikarya

Belitong Economic and Business

69 Nelayan di Belitung Terima Bantuan Konversi BBM ke BBG, Mampu Hemat Biaya Melaut
Singkong

Belitong Economic and Business

Produksi Singkong di Belitung Semester Pertama 2023 Capai 1.075 Ton, Ada yang Diolah Menjadi Beras Analog
Jam Kerja Ramadan

Belitong Economic and Business

Mau Bayar Pajak Kendaraan Saat Ramadan? Ini Jam Kerja Samsat Belitung
Pasar Murah

Belitong Economic and Business

Disperindag Babel Gelar Pasar Murah di Beltim, Sebanyak 4.000 Paket Sembako Laris Terjual