Home / Crime in Belitong

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:09 WIB

“Teror Petasan Merah” di Air Merbau, Rumah Warga Dilempari Orang Tak Dikenal

Peristiwa pelemparan petasan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi di sebuah rumah di Jl. Sijuk KM 4,5 RT.013 RW.005 Dusun Air Rendudong, Desa Air Merbau.

Peristiwa pelemparan petasan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi di sebuah rumah di Jl. Sijuk KM 4,5 RT.013 RW.005 Dusun Air Rendudong, Desa Air Merbau.

BelitongToday, Tanjungpandan – Aksi teror petasan terjadi di sebuah rumah warga di Jalan Sijuk KM 4,5 RT 13/RW 05, Desa Air Merbau, Kabupaten Belitung, Selasa dini hari (10/3/2026).

Lokasi kejadian berada tidak jauh dari gudang Aneka dan Masjid Manba’ul Hidayah, tepatnya di belakang percetakan BIRU Cetak Undangan.

Rumah milik seorang warga bernama Ilyas menjadi sasaran pelemparan petasan oleh orang tak dikenal.

Peristiwa tersebut terjadi dua kali dalam satu malam, yakni sekitar pukul 00.00 WIB dan sekitar pukul 01.30 WIB.

Menurut keterangan Ilyas, sebelum kejadian sekitar pukul 23.50 WIB, anaknya sedang duduk santai bersama sepupunya di teras belakang rumah.

“Sekitar jam 12 malam anak saya sedang ngobrol santai di teras belakang rumah bersama sepupunya. Tiba-tiba ada petasan dilempar ke arah depan teras rumah,” ujarnya.

Baca Juga  Dirkrimum Polda Babel Pastikan Kondisi Martoni Cs dalam Keadaan Baik, Rutin Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Tahanan

Setelah kejadian pertama, keluarga sempat mengejar pelaku hingga ke arah Indomaret di Jalan Kerjan. Namun pelaku berhasil melarikan diri.

Sekitar satu jam kemudian, teror kembali terjadi. Petasan kembali dilempar dan kali ini jatuh tepat di samping jendela kamar rumah.

“Kami bersama beberapa tetangga yang kebetulan masih bangun sempat mengejar pelaku, tetapi tidak berhasil ditemukan. Diduga pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor matic dengan knalpot racing,” jelasnya.

Temuan barang bukti berupa serpihan petasan di sekitar lokasi rumah yang diduga kuat digunakan pelaku.

Ilyas juga mengungkapkan bahwa aksi teror tersebut bukan yang pertama kali terjadi.

Selama bulan Ramadhan ini, rumahnya sudah tiga kali menjadi sasaran pelemparan petasan.

Baca Juga  BREAKING NEWS! 10 Tersangka Pengrusakan Aset Foresta Lestari Dwikarya Dipulangkan ke Belitung, Kecuali Martoni

“Pertama terjadi di awal-awal Ramadhan di rumah yang sama, lalu semalam dua kali lagi,” katanya.

Pada pagi harinya, keluarga menemukan sejumlah yang diduga barang bukti berupa serpihan petasan di sekitar lokasi kejadian.

Beberapa serpihan terlihat sudah berserakan di tanah, sementara dua buah petasan berwarna merah berukuran sekitar 5 sentimeter ditemukan masih utuh yang diduga gagal meledak.

Diperkirakan pelaku melemparkan lebih dari empat buah petasan dalam aksi teror tersebut.

Warga sekitar berharap aparat berwenang dapat segera menyelidiki kejadian ini, mengingat aksi tersebut cukup meresahkan masyarakat, terutama karena terjadi saat dini hari di tengah bulan suci Ramadhan. (Tim)

Share :

Baca Juga

Crime in Belitong

Satreskrim Polres Belitung Tangkap Pelaku Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur
kratom

Crime in Belitong

Lagi, Satpol PP Belitung Ciduk Pengguna Kratom
PT GNI Morowali

Crime in Belitong

Fakta Bentrokan Maut di PT GNI Morowali Utara

Crime in Belitong

Banyak Pelaku Pasang Badan, Ini Alasan Pemodal Aksi Penyelundupan Timah Urung Tertangkap
Barang Bukti

Crime in Belitong

Kejaksaan Negeri Belitung Timur Musnahkan Barang Bukti Berkekuatan Hukum Tetap
Prostitusi Online

Crime in Belitong

Satpol PP Belitung Amankan Dua Perempuan Pelaku Prostitusi Online, Segini Tarifnya
bom mortir

Crime in Belitong

Selama 20 Hari Bom Mortir Aktif Tergeletak di Pekarangan Rumah, Berikut Kisah “Pak De” Ataqwa Menemukan Mortir Tersebut
penjara

Crime in Belitong

Terdakwa Kasus Renovasi Gedung Bedah Sentral UPT RSUD Beltim Divonis Empat Tahun Penjara